Cegah Stunting, Pemkab Indramayu Siapkan Tim ‘Gesit’

 

DISKOMINFO INDRAMAYU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menyiapkan sebuah tim yang bertugas khusus untuk mengatasi kasus stunting. Tim ini terdiri dari unsur kesehatan, kader pembangunan manusia dan TP PKK. 

Unsur lain yang dilibatkan adalah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan dr. Deden Bonni Koswara, Senin (25/10/21). Menurutnya tim dari unsur kesehatan misalnya, akan diisi oleh petugas gizi, petugas kesehatan lingkungan dan bidan desa. 

Deden memaparkan, tim ini disebut dengan tim ‘Gesit’ (Gerakan Penurunan Stunting Indramayu Terpadu). Mereka dibentuk mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai ke tingkat desa. 

Dikatakan, semua unsur akan dilibatkan secara terpadu. 

“Nantinya, seluruh anggaran, perencanaan dan kebijakan stunting yang ada di seluruh OPD akan menjadi satu,” jelas Deden.

Menurut Deden, tujuan lain dibentuknya Tim Gesit adalah untuk mempermudah koordinasi dan penanganan kasus stunting dari hulu ke hilir.

Sebagai tindak lanjut pembentukan tim, Deden mengatakan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan launching ‘Gesit’ yang akan diluncurkan oleh Bupati Indramayu, Nina Agustina, beberapa hari ke depan. 

Ia berharap, upaya tersebut bisa berhasil dalam mengatasi kasus stunting di Kabupaten Indramayu. 

Pasalnya, ujar Deden, jika tidak teratasi, stunting akan membuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dari balita stunting ke depannya menjadi kurang baik.

Sekadar informasi, stunting adalah gagal tumbuh akibat akumulasi ketidakcukupan zat gizi yang berlangsung lama dari kehamilan sampai usia 24 bulan. 

Di tempat terpisah, Bupati Indramayu, Nina Agustina Da’i Bachtiar meminta semua pihak fokus terhadap penanganan kasus stunting. Kerjasama dan kerja keras lintas perangkat daerah dan masyarakat dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut. 

Pasalnya, kata orang nomor satu Indramayu itu, penanganan kasus stunting mempunyai keterikatan erat dengan program perbaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Indramayu. 

“Stunting berpengaruh besar pada indeks kesehatan dan pendidikan, sehingga penanganannya harus serius. Oleh karena itu saya perintahkan seluruh perangkat daerah agar ikut ambil bagian dalam kegiatan yang dilakukan tim Gesit,” tegas Nina. (Oyib/Dedy–Tim Publikasi Diskominfo Indramayu).