Ikuti Himbauan Pemerintah, 80 Lansia Divaksin Covid-19

Ikuti Himbauan Pemerintah, 80 Lansia Divaksin Covid-1

Gerakan vaksinasi massal kepada masyarakat Indramayu menyentuh semua kalangan. Sebagaimana diketahui, di awal sosialisasi vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat, terbatas pada usia produktif (Red: usia 18-60 tahun) saja. Namun kini seiring berjalannya waktu, vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan pada usia 12 tahun (Red: Remaja) pun sampai dengan di usia lanjut (lansia) atau lebih dari usia 60 tahun. Kini, semuanya tidak luput dari vaksinasi Covid-19. Harapannya dapat memberi imunitas pada individu yang telah divaksin.

Seperti dalam pantauan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Lembaga Lanjut Usia (LLU) Kabupaten Indramayu melakukan vaksinasi secara massal yang dilaksanakan di Sekretariat LLU Indramayu, Rabu (14/07/21). Dalam vaksinasi massal tersebut, sebanyak 80 Lansia di kecamatan Indramayu berhasil divaksin Covid-19. Acara vaksinasi ini berjalan dengan tertib, lancar, dengan mematuhi protokol keehatan yang ketat.

Di tempat terpisah, Bupati Indramayu Nina Agustina Da’I Bachtiar sangat mendukung vaksinasi terhadap para lansia. Menurutnya, ide vaksinasi terhadap para lansia tersebut berasal dari jajaran Pemerintah Daerah Indramayu melalui Dinas Kesehatan Indramayu. Gerakan vaksinasi ini dinamakan “Gelis”, yaitu Gerakan Lansia Indramayu sehat.

Lebih jauh Bupati Nina Agustina berharap, serbuan vaksinasi Covid-19 dimana di dalamnya termasuk Program Gelis terus dilanjutkan karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indramayu.

“Vaksinasi berbagai golongan mulai dari usia 12 tahun ke atas sampai Lansia kiranya dapat menjadi contoh dan dorongan semangat bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu,” tandasnya..

Dalam berbagai kesempatan, Bupati Nina Agustina menyempatkan diri untuk melihat langsung kegiatan vaksinasi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu. Uniknya, kedatangan orang nomor satu Indramayu ke tempat-tempat vaksinasi tidak dengan ‘tangan hampa’. Bupati Nina selalu membawa oleh-oleh seperti doorprize berupa ayam, bahan pangan, dan lainnya untuk menarik masyarakat agar mau divaksin.

Bupati Nina Agustina berharap, gerakan vaksinasi massal dapat memenuhi target yang telah ditetapkan.

“Untuk masyarakat Indrmayu yang mau divaksin Covid-19, silahkan datang ke tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi. Ada gerai Polres, ada juga Kodim serta seluruh Puskesmas, bahkan Balai Desa dan gedung sekolah. Semuanya gratis, gratis, gratis, dan gratis,” pungkasnya.

Tingkatkan Protokol Kesehatan

Terkait dengan perpanjangan masa pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19 di Indramayu, Bupati Nina berharap pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19 tidak diperpanjang. Kendati begitu, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan tetap mengikuti aturan dan arahan dari pemerintah pusat.

“Oleh karenanya, sampai saat ini pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19 akan terus kita maksimalkan, terutama PPKM Mikro diperkuat. Mari kita sama-sama bersinergi. Vaksinasi kepada masyarakat terus berlanjut, protokol kesehatan juga terus kita tingkatkan,” pintanya.

Bupati Nina menilai, pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19 berjalan dengan cukup baik. “Alhamdulillah, berkat dukungan dari semua pihak, pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19 berjalan baik. Mobilitas warga sudah cukup baik. Artinya dengan mobilitas warga yang minim, maka kemungkinan penyebaran Covid-19 juga akan lebih mudah dikendalikan. Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada masyarakat yang sudah mendukung program pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19. Terima kasih kepada Forkopimda dan jajarannya, serta pada para tokoh agama, tokoh masyarakat, seluruh unsur yang semua bersatu untuk mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.
(Agus MT/Dedy—Tim Publikasi Diskominfo Indramayu).