Sering Terkena Banjir Rob, SDN 1 dan 2 Eretan Wetan Akhirnya Direnovasi

 

Sering tergenang air laut yang pasang atau rob, akhirnya gedung SDN 1 dan 2 Eretan Wetan di Kecamatan Kandanghaur direhab total. Kepastian direnovasinya sekolah dasar yang “langganan” banjir rob itu dinyatakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu.

Sebagaimana diketahui, SDN 1 dan 2 Eretan Wetan setiap tahunnya menjadi langganan banjir, terutama banjir yang diakibatkan oleh naiknya air laut (rob). Bila air rob sedang tinggi, bukan hanya pemukiman warga saja yang terkena rob, tapi SDN Eretan Wetan juga terkena dampaknya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu H. Caridin mengatakan, gedung SDN 1 dan 2 Eretan Wetan konstruksinya berada di bawah permukaan tanah. Karenanya ketika terjadi rob, otomatis air langsung menggenangi halaman sekolah bahkan sampai ke ruang-ruang kelas.

Caridin menjelaskan, bangunan SDN 1 dan 2 Eretan Wetan nantinya akan ditinggikan. Ini dilakukan agar terhindar dari rob, terutama saat bulan purnama.

Caridin mengatakan, sumber anggaran untuk bangunan 2 sekolah dasar ini berasal dari Dana Alokasi Khusus.

Caridin memastikan, pembangunan di dua sekolahan tersebut akan rampung pada akhir tahun ini. Dengan begitu diharapkan pada tahun depan ketika ada rob, tidak menggenangi halaman sekolah tersebut.

Caridin menjelaskan, selama proses pembangunan berlangsung, murid-murid di sekolah tersebut tetap belajar baik dengan cara daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan). Saat belajar luring, murid-murid di kedua sekolah itu, guru memanfaatkan ruang-ruang yang kosong, atau gurunya berkunjung ke rumah muridnya, dan belajar berkelompok.

“Alhamdulillah, selama pembangunan gedung sekolah berlangsung, tidak menggangu proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut,” jelas Caridin ketika dihubungi melalui saluran telepon, Minggu (29/8/21).

Dalam kesempatan itu, Caridin menyampaikan terimakasih kepada Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang telah memberi perhatian khusus kepada SDN 1 dan 2 Eretan Wetan.

“Pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam upaya meningkatkan pendidikan di Kabupaten Indramayu,” katanya. (Agus MT/Dedy–Tim Publikasi Diskominfo Indramayu).